Scroll untuk baca artikel
Shopee
Motor

7 Penyebab Umum Roda Motor Goyang yang Sering Terabaikan

Avatar photo
13
×

7 Penyebab Umum Roda Motor Goyang yang Sering Terabaikan

Share this article
Penyebab Umum Roda Motor Goyang

Temukan berbagai penyebab umum roda motor goyang yang sering terabaikan dan bagaimana cara mengatasinya untuk berkendara lebih aman.

Kestabilan saat berkendara adalah aspek penting yang menjamin keselamatan dalam mengendarai motor. Namun, terkadang pengendara mengalami masalah dengan roda motor yang terasa goyang atau oleng, yang bisa sangat mengganggu dan bahkan berbahaya.

Scroll untuk baca artikel
Kredivo Fashion

Apakah Anda pernah mengalami hal ini? Jika iya, penting untuk mengetahui penyebab-penyebab umum dari masalah tersebut.

Ulasan ini akan membahas tujuh alasan yang mungkin menjadikan roda motor Anda goyang atau oleng, mulai dari masalah pada tekanan ban, kondisi velg, hingga masalah pada sistem suspensi seperti garpu depan.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan ban motor Anda oleng, yang mungkin perlu Anda perhatikan:

1. Pemasangan Ban yang Tidak Rata

Pemasangan Ban yang Tidak Rata
Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Salah satu penyebab utama ban motor oleng adalah pemasangan ban yang tidak rata. Jika velg atau rim roda tidak dipasang secara sejajar, ini akan membuat ban tidak stabil saat motor digunakan untuk berkendara.

Hal ini sering terjadi setelah penggantian ban baru. Jika Anda merasakan gejala ini setelah mengganti ban, sebaiknya segera bawa motor Anda ke bengkel untuk memperbaiki posisi pemasangan ban tersebut.

2. Kondisi Velg yang Tidak Rata

Meskipun ban mungkin terpasang dengan benar, velg yang sudah tidak rata juga bisa menjadi penyebab motor Anda oleng. Velg yang retak atau bengkok adalah penyebab umum dari masalah ini.

Menurut Rim Doctor, velg bisa mengalami kerusakan karena berbagai alasan, seperti sering melintasi jalanan yang tidak rata, terkena debu dari rem, atau karena benturan dengan tembok atau batu.

Jika kerusakan pada velg sudah terlihat jelas dan cukup parah, penggantian velg baru mungkin menjadi solusi terbaik.

3. Tekanan Shockbreaker Tidak Seimbang

Shockbreaker atau shock absorber memiliki peran krusial dalam kendaraan, baik motor maupun mobil. Menurut Monroe Shock Absorbers, shockbreaker bertugas meredam hantaman atau hentakan yang disebabkan oleh suspensi kendaraan saat melintasi jalanan yang tidak rata atau berbatu.

Shockbreaker juga berperan dalam menjaga roda tetap bersentuhan dengan permukaan jalan, sehingga kendaraan dapat dikendalikan dan direm dengan baik.

Shockbreaker yang mulai mengalami ketidakseimbangan tekanan dapat menjadi penyebab utama mengapa ban motor Anda oleng.

4. Tekanan Angin pada Ban Tidak Sesuai

Menurut Cycle World, tekanan angin dalam ban merupakan aspek krusial yang mempengaruhi stabilitas roda motor. Tekanan yang tepat sangat penting karena mengontrol seberapa besar area ban yang bersentuhan dengan permukaan jalan.

Jika tekanan angin terlalu tinggi, area kontak ban dengan tanah akan berkurang, yang dapat mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas kendaraan.

Setiap jenis motor memiliki rekomendasi tekanan ban yang ideal, sehingga sangat penting untuk selalu memeriksa dan memastikan bahwa tekanan ban tidak terlalu tinggi ataupun terlalu rendah untuk menjaga performa berkendara yang optimal.

5. Bearing Motor Sudah Aus

Dikutip dari NSK Global, bearing adalah komponen penting dalam motor yang berfungsi untuk mengurangi gesekan di berbagai bagian, termasuk pada roda. Motor juga mengandalkan bearing untuk mentransfer daya ke roda dengan efisien.

Bearing yang berfungsi dengan baik akan menunjang pengalaman berkendara yang lancar, minim gesekan, dan bebas dari guncangan.

Namun, jika bearing sudah rusak atau aus, motor Anda bisa mengalami instabilitas atau menjadi oleng, yang tentunya dapat mengurangi keamanan dan kenyamanan berkendara.

6. Kondisi Ban Sudah Buruk

Kondisi Ban Sudah Buruk
Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Ban yang bocor atau kempes jelas akan membuat motor menjadi tidak stabil. Masalah ini biasanya dapat diatasi dengan cara yang sederhana, yaitu dengan memompa ban kembali ke tekanan yang direkomendasikan.

Namun, masalah pada ban bisa lebih serius, seperti lapisan luar yang sudah menipis, kondisi ban yang botak, atau bahkan serat-serat dalam ban yang mulai terlihat. Jika Anda mengalami salah satu dari kondisi ini, akan lebih baik untuk mengganti ban dengan yang baru.

Selain itu, penggunaan ban yang dimensinya tidak sesuai dengan spesifikasi motor juga dapat menyebabkan ban menjadi goyang atau oleng, yang berpotensi mengganggu stabilitas saat berkendara.

7. Masalah pada Oli Garpu Depan

Menurut Motofomo, garpu motor merupakan komponen vital dari suspensi depan yang menghubungkan roda dengan axle.

Garpu ini berperan penting dalam memaksimalkan kontak roda dengan permukaan tanah dalam berbagai situasi berkendara, seperti saat mengerem, berbelok, mempercepat, atau bahkan saat melewati jalan yang tidak rata.

Fungsi garpu ini sangat krusial dalam menjamin kestabilan dan kenyamanan berkendara. Oli dalam garpu depan adalah komponen kunci yang membantu motor tetap stabil dan tidak berguncang.

Peran oli ini mirip dengan shockbreaker, di mana ia bertugas meredam guncangan yang diterima dari permukaan jalan. Menurut Partzilla, kualitas peredaman garpu tergantung pada jumlah oli yang tepat di dalamnya.

Jika oli pada garpu depan terlalu sedikit, maka guncangan dari jalan tidak akan teredam secara efektif, membuat ban depan terasa oleng atau goyah. Hal ini dapat berakibat pada pengendalian motor yang kurang optimal dan meningkatkan risiko saat berkendara.

Di sisi lain, penggunaan oli yang terlalu banyak juga bisa menimbulkan masalah. Kelebihan oli dapat menghambat proses oli melewati lubang-lubang kecil yang ada pada garpu, sehingga menyebabkan motor justru menjadi lebih keras saat menghadapi guncangan.

Oleh karena itu, penting sekali untuk memastikan bahwa garpu depan motor Anda diisi dengan jumlah oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan agar fungsi suspensi dapat optimal dan berkendara menjadi lebih aman dan nyaman.

Memahami berbagai penyebab roda motor goyang atau oleng sangat penting untuk memastikan Anda dapat segera mengatasi masalah tersebut.

Dengan melakukan perawatan dan pemeriksaan secara berkala, banyak masalah ini dapat dicegah sebelum berubah menjadi risiko kecelakaan yang lebih serius. Jangan biarkan masalah kecil pada motor Anda berlarut-larut tanpa tindakan yang tepat.

Selalu pastikan motor Anda dalam kondisi prima untuk mendukung perjalanan yang aman dan nyaman. Ingat, keselamatan dalam berkendara dimulai dari perawatan yang baik dan pemahaman tentang kendaraan Anda.